daun pisang

September 17, 2009

Salmon in Pastry

Filed under: Fish, Pastry

AsliceOfSalmonInPastry

Got the recipe from CBN. I just modified it a little bit. Since we always have ready-to-eat rice, it was easier for me to stir fry the rice, instead. To make it more spicy, I stir-fried it with garlic and curry powder. Haha, Indonesian loves spicy foods. The vegetable was also stir fried with garlic. Thank’s Gordon, thank’s CBN! It’s delicious and really easy! :)

***

Ada salah satu ayat alkitab yg aku suka:

Lebih baik sepiring sayur dengan penuh kasih daripada lembu tambun dengan kebencian (Amsal 15:17)

Menurutku, bagian dari itu adalah memasak dengan cinta ya :) . Smoga yg dimasakin merasakan yah, dimasakinnya dengan cinta. Kayaknya sih, merasakan, hihi…emoticon  Dan semoga kita semua selalu bisa memasak dengan cinta, dengan kasih yg tulus, uhuk…uhuk…  :)

Resep Salmon in Pastry ini aku dapet dari CBN. Seneng dengan pembukaan nya, bahwa ini adalah untuk Sunday supper, makan bersama seluruh keluarga… Emang indah ya, makan bersama keluarga, ngobrol. Meja makan bagi aku salah satu tempat berkumpul keluarga. Terus resep2 di CBN itu gampang2 dan looks yummie hehe… Aku jadi segera nyoba resep yg satu ini. Smoga acara masak2nya CBN terus berlanjut yah… . Kayaknya itu acara baru, seneng, dapat resep2 baru… .

Aku ubah sedikit di bagian nasinya. Nasinya aku goreng pake bawang putih dan bumbu kare. Hehe, orang Indonesia kan lebih suka yg spicy ya. Terus salmonnya boleh ditaburi garam merica. Kalo diperciki jeruk pasti lebih enak. Terus bayamnya aku ganti sawi, soale lagi ngga punya bayam. Tapi kayaknya bayam emang lebih cocok deh. Ditumis stg matang dulu, pake margarine n bawang putih.

Setelah nasi goreng, salmon mentah yg udah dilumuri garam merica, dan bayam siap, hal berikutnya yg dilakukan adalah letakkan di atas pastry sheet scr diagonal, berturut2: Nasi goreng,salmon dan bayam. Ambil pastry sheet lain, dan tutupkan di atasnya. Buat bentuk ikan seperti di gambar bawah.

Untuk nge-lem sirip dan yg lain2, pakai kuning telur yg dicampur air dikit. Campuran telur ini juga untuk membuat permukaan pastry menjadi shiny. Setelah itu, di oven sampai warnanya golden brown. Disantapnya dengan cara dipotong2 spt gambar di atas. Aku bikin sambel kayak sambel botolan gitu rasanya, untuk cocolannya hehehe… Enak dan mudah. Mas Deny juga suka. Ituh di foto nya, mas Den lagi maem hihi… :) :)   :) . Puji Tuhan, Alleluya…  Semoga smua yg ada di blog ini bisa jadi berkat untuk pembaca dan keluarga ya… Amin…

SalmonInPastry

September 16, 2009

Sepenggal Memori…

Filed under: Need No Mixer, Pastry

pisangMolen

Oh my, oh my… we love pastries. Dan yg paling enaaaak adalah pastry yg keluar dari oven sendiri. Fresh, anget… .Oh my, oh my… tamaranai naaaa…emoticon. Makasih utk Teh Yani yg udah ngasih tau di mana beli pastry sheet yg enak. Di Satou Shokai ada ternyata. Well, pastry sheet… makes your life easier. Hahahahahaha… ma…iyah… ada pastry sheet ngapain ngulenin sendiri… huahuahua… (males mode)

Mas Deny suka sekali pisang moleh eh, molen iniemoticon… istri nye juge huahuahua… ma iyah… dan ah, mengingatkan pada sepenggal memori di masa lalu… huhuy… suiiit, suiiiittt…

Pasti pada pingin resepnya kan? Eh, ngga? Ya,ya, bagi yg tinggal di Bandung tinggal lari ke merdeka yah. Lari, Rith? Capek… Naek angkot! Ma iyah… tapi untuk anda yg tinggal di LN, monggo dicoba. Gampang bgt soale.

Well, aku wkt itu mikir, gmn y, bikin pisang molen, susu kental manis dituang di atas pisangnya? Nanti pastry sheet nya basah. Hah… knp jg ga browsing? Dan ktemulah resep di sini. Ah, ternyata pisangnya direndam susu kental manis dulu! Makasih mbak Riefna…

pisang

Pisang ambon dipotong 5. Iya, 5. Ga kekecilan kok ternyata. Kalo aku sih, kupotong lagi spt digambar di atas. Terus direndam di susu. Krn aku hanya punya susu bubuk skim, jadi 3 sendok susu, aku tambahin 2 sendok gula, dan siram dengan dikit air panas. Jadilah spt susu kental manis.

Mulailah memotong pastry sheet jadi 10*10 cm. Kalo pake pastry sheet di gbr bawah, aku potong jadi 4. Dan mulai taruh berturut2 di atas kulit pastry tadi : gula, pisang, keju sebanyak yg disuka, terus pisang pasangannya, gula, dan lipat deh, pastry sheet nya. Jadi.

Panggang dalam oven yg sudah dipanaskan sebelumnya. Aku pake suhu 160 c. Terus 15 menit panggang, keluarin untuk diolesi cairan kuning telur+air dikit+garam dikit. Udah gitu panggang selama 25 menit. ACHTUNG! Jangan matikan oven sebelum warna pisang molennya golden brown! Nti kulit pastry nya ngga kokoh berdiri. OK, met nyoba. Dan bersiaplah untuk menikmati hari2 anda bersama orang tercinteeeeee… :) :) :)

Sebelum kami tutup posting an ini, kami ingin mengucapkan:

Selamat menjalankan ibadah puasa bagi pembaca yg menjalankannya, ya…

ThePastrySheet

June 16, 2009

Siomay

Siomay

Kami sangat menikmati kebersamaan waktu masak berdua, hehe… . Shiawase, hihi…emoticon Kadang emang ada disagreement. Entah soal cara memotong sayur, atau cara memasak, dll, dll… Kadang pake acara sebel2an, hehe. Tapi sering malah seru sih, jadi saling berbagi pengetahuanemoticon. Lagian, masak iya, suami istri ngga pernah mengalami disagreement. Yg penting masih dalam tahap wajar, dan setelah nya sayang-sayang an lagi emoticon. Tapi overall, kami memang sangat menikmati masak2 berdua…emoticon, puji Tuhan.

Well, jika sekarang anda sedang ada disagreement dengan suami/istri/anak/menantu/mertua/bapak/ibu siapa aja, jangan lupa, forgiveness, memaafkan adalah kunci, dan dengan memaafkan anda sendiri yg menjadi merdeka, terbebas dari rasa marah,kecewa, sebel, anything negative, hihi…. Now, let’s go back to the food topic  :) :) :) .

bakso tahu

Waktu bikin siomay ini, kami lagi ngga punya persediaan pare (goya) atau kol. Terus Mas Deny nguplek kulkas dan didapatinya sawi putih. "Coba pake sawi putih aja". Senang dgn ide mas Deny. Akhirnya kami coba deh. Hasilnya enak sih,  tapi karena sawi itu lebih cepat layu dibanding campuran ikan-udang-ayam nya, jadi campuran ikan-udang-dagingnya harus sedikit banget, biar sawinya ngga terlalu layu. Seneng dapat pelajaran berharga ini. Laen kali kami akan bereksperimen lagi, hihi.

Untuk penyajiannya biasanya kami sajikan dgn tomat, salada air, atau apa aja yg cocok dengan sambal kacang. Terimakasih untuk Teh Ila yg sudah memposting resep ini ya.

Siomay(Resep Teh Ila di milis Mawar)

Adonan Isi :

200 gr ikan tenggiri/sawara — aku pake ikan buri,ambil bagian putihnya aja
100 gr udang
100 gr daging ayam tanpa tulang dan kulit
1/2 bt daun bawang
1  btr telur
100 gr tepung kanji/katakuriko
1  sdt kaldu instant larutkan dgn 100 ml air
hangat/bisa diganti dgn air putih hangat

Bumbu :
2 siung bawang putih, haluskan — ini tambahan aku sendiri
1 1/2 sdt garam
  1   sdt merica bubuk
1/2  sdt gula pasir
  1   sdt minyak wijen/goma abura
  1   sdm minyak goreng

Cara Membuat :

-Blender/cincang  udang, ikan dan ayam tanpa kulit
-Iris halus daun bawang
-Campur seluruh bahan isi dan bumbu, aduk hingga rata
-Taruh 1 sdm adonan isi ke dalam tahu, kol, pare–aku taruh di kulit siomay juga
-Kukus hingga matang

Saus Kacang:

250 gr kacang tanah/butter peanuts
750 ml air
2  siung bawang putih
100 gr gula merah Indonesia — aku pake gula putih/gula merah jepang secukupnya.
1 1/2 sdt garam
1 sdm cabe bubuk/menurut selera
3 sdm cuka beras
3 sdm kecap manis
1 bh jeruk nipis

Cara Membuat:
-Goreng kacang dan b.putih sampai kecokelatan
-Haluskan/blender kacang dan bawang putih yg telah digoreng ditambah air sedikit demi sedikit sampai bisa halus
-Rebus kacang yg tlh halus, masukkan bahan saus lainnya kecuali jeruk nipis
-Angkat setelah saus kacang mendidih, agak kental dan berminyak
-Sajikan siomay dgn saus kacang ditambah perasan air jeruk nipis

SiomayPlusSAus

New York Style Cheese Cake

Filed under: Cheese

NYCC

 

Resep Cake ini sudah menjadi berkat bagi kami. Buatnya gampang, dan rasanya… waaaahhh… untuk yg suka cheese, pasti sukaaaaa banget. Awalnya dulu mencari resep cheese cake utk perayaan Natal bareng teman2 tahun 2005. Terus nyari resep di intnet, dan dapat resepnya dari blog Riana. Terus masuk milis NCC juga krn dapet info dari blog Riana. Seneng berkumpul dengan yg doyan masak dan manggang, dapet resep terus dan terus, diskusi dan diskusi soal per-dapur-an hehehe… . Terus dari situ bikin blog ini. Aaah, seneng deh, pokoknya.

Aku biasanya bikin setengah resep aja. Terus gula nya pake sugar powder, jadi cepet set (mengeras) kue nya. Kalo setengah resep aku pake loyang 10 cm. Jadi nya tinggi kayak gambar di bawah. Menurut Riana pake loyang 16 cm, tapi aku ngga punya, jadi pake yg 10 cm. Kadang aku taruh di cup. Dan pernah aku buat untuk 25 potong dengan hanya setengah resep! Hehehehehe, gimana caranya? Pake loyang kotak 18 cm, setelah matang, didinginkan, dan ditaruh dalam suhu dibawah 10 derajat selama 3 jam, terus dipotong 25, ditaruh dalam cup kecil2, terus diatasnya ditaruh buah diatasnya, dan dilapisi gelatin.

 

NYCC with fruits

 

New York Style Cheesecake (Sumber: Majalah Santap. Terimakasih utk Riana yg sudah memposting di blog nya)
Untuk 12 porsi

 

Bahan:
500 g (2 kotak) keju krim (Philadelphia Cream Cheese), lembekkan pada suhu ruang
200 g gula pasir halus (kastor) — aku pake sugar powder
1 sdm tepung maizena
3 butir telur besar (@ 60 g)
3 sdm jus lemon (air lemon, peras dari lemon segar)
1 1/2 sdt vanilla extract (Kalau tidak ada, hilangkan. Jangan diganti dengan esens vanili.)
1/4 sdt garam
500 ml krim asam (sour cream)

Lapisan orange jelly, campur dan tim sampai transparan:
125 ml jus orange, saring
3 sdm gelatin bubuk
sedikit pewarna orange (optional)– aku ngga pernah pake

Cara Membuat:

 

  1. Panaskan oven 180 derajat Celsius. Olesi dasar loyang bongkar pasang dengan mentega, lapisi dengan kertas roti, lalu olesi kertas dengan mentega pula. Bungkus dasar dan bagian luar loyang dengan 2 lapis heavy duty aluminium foil untuk mencegah adonan merembes keluar.
  2. Dalam mangkuk yang besar, kocok cream cheese dan gula hingga sangat lembut. Kocok ke dalamnya tepung maizena, lalu tambahkan telur satu demi satu, kocok sampai rata. Tambahkan jus lemon, vanila extract dan garam, kocok lagi. Masukkan sour cream, kocok sampai tercampur.
  3. Tuang adonan ke dalam loyang bundar. Taruh loyang bundar dalam loyang persegi yang berisi air panas setinggi 2,5 cm. Panggang selama 45 menit.
  4. Setelah selesai pemanggangan, matikan api, tapi biarkan pintu oven tertutup. Dinginkan cake dalam oven selama 1 jam. Keluarkan dan pindahkan ke rak kawat, lalu dinginkan lagi hingga mencapai suhu ruang (1 jam). Tuang adonan orange jelly ke atas permukaan cheesecake. Tutup dengan plastik lengket dan simpan di lemari es semalaman.

NYCC in a cup

June 13, 2009

Japanese Style Cheese Cake

Filed under: Cheese

jcc1

Lamaa sekali tak bersua ya, hehe… Terimakasih pada pembaca yg setiaaa banget mampir ke Daun Pisang R&D, walopun pemiliknya libur lamaa… hehe… . Semoga kehadiran kami kembali, bisa menjadi berkat buat semuanya ya.

Mas Deny suka cake yg satu ini. Lembuuut, dan beraroma jeruk yg segaaar sekali. Aku juga suka sih, hehe… .

Ketika aku bawain cake ini untuk temanku yg orang jepang, aku bilang kalo ini Japanese Style Cheese Cake. Temenku malah balik nanya kenapa disebut Japanese Style. Lah, aku malah bingung. Kenapa ya? Ada yg tau jawabannya? Aku pikir tadinya resep ini berasal dari Jepang, tapi temanku yg orang Jepang malah nanya kenapa disebut japanese style. Mungkin ibu2 yasaboga berkenan menjelaskan? Hehe…

Dah, daripada pusing mikirin nama, mari kita bahas resep nya aja ya. Well, tau sejarah nya cake ini tentu baik juga. Tapi lebih asyik kalo tahu resepnya dan bisa bikinnya kan…, hehe…, so mari mempraktekkan :) .

Japanese Style Cheesecake
(sumber: 35 Variasi Resep-resep Cheesecake by Yasaboga), seperti di lansir di milis NCC

campur dan ayak:
50 gr tepung terigu, 50 gr tepung maizena

 

bahan:

60 gr mentega tawar, (aku pake yg asin)
250 gr cream cheese, biarkan pada suhu ruang
120 ml whip cream
3 kuning telur
1 butir telur
2 sdt kulit jeruk lemon parut
5 putih telur
1/8 sdt garam(aku ngga pake)
125 gr gula pasir halus
1 sdt air jeruk lemon

topping(aku ngga pake, kadang atasnya aku hias buah2an)

2 sdm selai apricot
2 sdm air

caranya:
1. Siapkan loyang bulat 22 cm, alasi kertas roti, olesi mentega. Pasang oven 150 derajat Celsius.
2. Campur mentega, cream cheese dan whip cream dalam wadah. Didihkan dengan api kecil, aduk hingga lembut, angkat dari api.
3. Masukkan campuran tepung, aduk rata. Masukkan kuning telur dan 1 butir telur, aduk rata. Masukkan kulit jeruk lemon, aduk rata, sisihkan.
4. Kocok putih telur hingga berbusa, masukkan gula dan air jeruk lemon sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai terbentuk kerucut-kerucut tumpul (soft peak).
5. Tuang 1/3 adonan putih telur ke adonan cream cheese, aduk rata. Tuang campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata. Tuang adonan ke loyang, panggang dengan cara au bain marie, kurang lebih 75 menit sampai permukaan matang, kuning keemasan. Keluarkan dari oven.
Setelah benar-benar dingin, lepaskan cake dari loyang. Panaskan selai apricot dan air, oleskan ke permukaan cheesecake.

January 1, 2007

Met Natal n Taon Baru

Filed under: Stories

Merry X-Mas & Happy New Year

Met Natal & Tahun Baru untuk Pembaca Daun Pisang R&D. Salam manis dari Ritha-Deny :) .

(Foto diambil oleh Ritha di sebuah taman di Jepang, menjelang natal 2006)

November 12, 2006

Melted Chocolate Cake

melted2

Melted Chocolate Cake, untuk kalo sakau coklat, hihi :) . Bagi yg suka coklat yg nyoklat, bagi yg pingin chocolate cake tapi ga punya mixer :) , bagi yg pingin bikin chocolate cake yg bikinnya cepet dan mudah, ini resep cocok deh.

Disajikan hangat, biar tetep melted. Foto di atas, keliatan meltednya, kan? Plz, lihat bagian tengah cake yg mengkilat. Kalo udah dingin, ga melted deh. Enak untuk yg suka coklat. Disajikan dengan buah yg asem manis. Hmm… . Aku sajikan pake mangga kaleng, hiks, ga ada mangga seger.. :) .

Dapet resepnya dari milis NCC, diposting oleh Mbak Emma Isti. Makasih, mbak Emma.

Melted Chocolate Cake

Source: NCC Mailing List (Posted by Emma Isti)

75 gr butter
65 gr dark cooking chocolate (DCC)
2  butir telur
40 gr gula
80 cc susu
20 gr coklat bubuk

Directions:
1. DCC dan butter dicairkan
2. Aduk telur dan gula pake whisker, kemudian tambahkan susu sedikit demi sedikit, tambahkan DCC+butter cair tadi.
3. Setelah tercampur rata, tambahkan coklat bubuk, aduk sampai tercampur rata.
4. Tuang dalam cetakan kecil kecil yg sudah diolesi mentega. (Aku tuang ke cetakan muffin, jadinya 4 cake doang :) )
5. Panggang 200 derajat C selama 11 menit.
6. Sajikan segera, agar tetap melted :) .

Yg melted bagian dalam doang ya, Jeng! Kalo melted semua, namanya bukan cake, tapi adonan, namanya :) :) :) . Jadi emang kudu dipotong dulu cake nya, baru keliatan meltednya :) .

BTW, melted chocolate (yg aku bikin) biasanya bentuknya ngga OK, seperti foto di atas :) :) . Akan tetapih, aku dapet 1 cake yg bentuknya OK, sebagian besar dinding cake bisa mulus dan berbentuk :) , maka ku photo lah seperti di bawah ini. Enjoy!

melted1

Ada satu tips: Plz, jangan pake cup yg dindingnya ga kokoh yah. Misalnya cup dari ‘kertas alumunium’(aduh, ga tau namanya, pokoke cup dari aluminum yg tipis, yg kayak aluminum foil itu).  Kenapa? Karena nanti cake nya ga bakal melted tengahnya.

Kenapa ga melted tengahnya? Ini analisaku: kan pas di oven, cake nya ngembang (walopun nanti pas dikeluarin amblek lagi). Nah, kalo pada proses pengembangan itu, dinding cetakan ga kokoh, maka adonan akan menekan dinding cetakan. Hasilnya kue jadi melebar dan "tipis". Kalo tipis, ya udah, ga melted deh, tengahnya.

Udah, pembaca ikuti aja ya, tips nya. Soalnya aku emang udah seriiing bikin nih, melted chocolate cake, krn emang sering sakau coklat huehehe… :)

October 29, 2006

Apple Pie

Filed under: Pie, Need No Mixer

Masih dalam suasana lebaran, selamat lebaran ya, buat pembaca Daun Pisang R&D yg ngerayain, kami berdua ucapkan :)

Selamat jg untuk Jeng Pur yg baru melahirkan putra ke 3 nya. Waaaa… selamat Jeng.

Banyak foto yg belom diupload nih. Banyak yg menunggu giliran diposting :) . Kali ini, posting ttg apple pie dulu. Saking pinginnya bikin sampe mimpi loh. Hahaha… ya udah, walopun lagi sakit, tetep aja bikin. Tapi bikinnya berdua. Mas Den yg ngulenin crust nya. Cepet banget lho, nguleninnya. Aku tinggal bikin filling dan menata di loyang pie nya. Kulit pie bagian atas aku potong2 bentuk bunga, biar cantik :) .

Resep nya ngambil dari resep mbak Fatmah(untuk fillingnya) dan Mbak Echa(untuk crust nya). Resep2 itu ditulis lagi ama almarhumah Mbak Inong, di dapurbunda.com. Semoga mbak Inong mendapat tempat terbaik di sisiNya.

To Mbak Fatmah n mbak Echa, makasiiih, dah share resepnya ya..

BTW, untuk yg ingin ngelihat postingan2 yg udah lewat, bisa liat di bagian categories atau archive di kolom kanan blog ini ya. Ntar kalo ada waktu, pingin buat daftar isi, jadi gampang buat pembaca yg ingin ngeliat postingan2 yg udah lalu :) .

Apple Pie

Fatmah Bahalwan(Resep filling) & Echa (Resep crust)

Bahan Crust:
300 gr tepung terigu
3 sdm gula bubuk
1/2 sdt garam
175 gr mentega tawar
1 butir telur
5 sdm air es

Bahan isi :
1 Kg apel, kupas, iris tipis, rendam dalam 3 sdm air jeruk nipis. (aku pake 480 gr apple aja)

Campuran gula dan rempah2:(Aku cuman bikin stg resep, soalnya apple nya jg stg resep)
200 gr gula kastor
1 sdt kayu manis bubuk
1/2 sdt garam
1/4 sdt pala bubuk
2 sdm tepung terigu

50 gr potongan mentega beku (aku ga pake)

olesan : 2 btr kuning telur. (aku pake 1 butir aja)

Caranya :
- Uleni bahan kulit pie dengan cara berikut: campur tepung terigu dengan gula bubuk dan garam, aduk rata. Masukkan mentega lalu aduk rata, gunakan dua buah pisau hingga menjadi butiran. Masukkan telur, campurkan, kemudian masukkan air es. Uleni sampai siap dibentuk. Biarkan selama 15 menit, kemudian tipiskan 0.5 cm.

- Pasang 1 lembar kulit pada loyang pie (bongkar pasang lbh baik), ukuran 24 cm, susun rapi sebagian apel lalu taburi dengan campuran gula rempah tadi, dan sebagian potongan mentega (aku ga pake potongan mentega).
- lakukan hal yg sama hingga apel dan bahan taburan habis, tutup dengan 1 bagian kulit yg tersisa (bagian atas kututup dengan potongan bunga2, pake cookie cutter bikinnya).
- buat lekukan atau pola hiasan sesuai selera, lalu oles bagian atas dengan
kuning telur, panggang dalam oven 180 c, selama lk. 60 menit.

Catetan tambahan:

Aku pake loyang pie 18 cm, terus sisa adonan kulit pie dan apple nya aku bentuk lain. Adonan ditipiskan, kemudian taruh apple dan campuran gula rempahnya, terus adonannya dilipat. Atasnya dikasih kuning telur. Terus dipanggang deh. Enak jadinya!

October 15, 2006

Mini Pizza untuk Cintaku

Filed under: Bread

Dua hari yg lalu, nonton TV, drama. Kisahnya, sepasang suami istri yg renggang hubungannya, dan kemudian memutuskan untuk pisah.

Suatu hari si wanita, datang ke sebuah kedai. Minum kopi. Menikmati kopinya sambil baca majalah. Kemudian, datanglah si pria, yg tidak menyadari mantan istrinya sedang berada di kedai itu. Duduk dan memesan hidangan. Ketika menunggu hidangan tiba, matanya mengitari seluruh kedai, dan di saat bersamaan, mantan istrinya juga kebetulan menengadah, memindahkan pandangan dari bacaan nya. Tertumbuklah pandangan pada si pria. Terus, sama2 kaget, terus, saling senyumlah mereka, mengangguk, canggung.

Akhirnya mereka duduk bareng, satu meja. Canggung, berkata patah2. Kemudian, datanglah pesanan suaminya, pizza. Istrinya kaget. Suaminya juga jadi berubah mimik wajahnya. Pizza.

Iya, Pizza. Mengingatkan mereka akan saat2 di mana mereka berdua bertemu. Dulu, ketika masih kuliah, mereka kerja part time di sebuah kedai pizza. Suatu hari, si wanita menjatuhkan pizza yg akan diantar ke meja pengunjung. Pria itu membantu membereskan. Datanglah Bos mereka dan menegur, si pria yg dimarahin. Si pria tapi tetep cengengesan aja, hehe.. . Sejak itu, mereka akrab, sampai mereka kerja.. dan si pria kemudian melamar si wanita, dan diterima saat itu juga. Sampai si pria jingkrak2, lari ke bukit kecil di dekat mereka, dan jatuh terguling2, tapi ga papa. Singkat cerita, akhirnya mereka menikah…

Kembali ke adegan sekarang… setelah pizza dateng itu. Mereka jadi ga canggung lagi. Kembali akrab. Becanda-canda, sambil makan. Terus pulang. Ke rumah masing2 :( , tapi dunia menjadi beda :) , menjadi indah kembali :D . Keesokan harinya, diperlihatkan bagaimana mereka kerja di kantor masing2 dengan semangat lagi. Malamnya ketika si wanita pulang ke rumah dari kerja, dia mendapati rumahnya berantakan seperti habis dirampok. Si wanita menelpon polisi, dan menelpon… mantan suaminya. Si Pria dateng tergesa, lari. Ketika ditemui si wanita, dia keliatan lega, "Kamu ga papa? Kamu ga papa?"

Malam itu, si pria tidur di rumah si wanita, yg adalah rumah mereka dulu. Si pria tidur di sofa di ruang depan. Si wanita di kamar. Hehe. Diperlihatkan, bagaimana mereka melamun. Senyum senyum sendiri, tiba2 sedih, senyum lagi. Dua duanya ga bisa tidur.

Sampai di situ. Lalu…, hm… kutinggalkan TV, mandi, beres2in rumah dll dll. Iya, kutinggalkan TV, membiarkan pikiranku melanjutkan kisah drama itu. Aku tidak ingin kecewa, kalo ternyata tayangan selanjutnya mengisahkan mereka tetap pisah. Maka kubiarkan penyelesaian drama itu, ada dalam pikiranku sendiri, ada dalam harapanku sendiri. Hehe… ;) .

Dan tentang mini pizzas yg kufoto ini, pizza bentuk hati, untuk Cintaku. Kemaren, ketika aku nengok blog Eliza,  suamiku dateng menghampiri, dan liat ke layar monitor. "Waaah, keliatannya enak sekali rotinya…", memandang dengan penuh harap. Hiya, jadi inget, dah lama ga bikin rerotian. Padahal suamiku sukaaa sekali roti. Padahal akhir2 ini, aku lebih sering bikin cake dibanding roti hehehe… :) . Foto2 roti nya Eliza emang selalu menggugah selera yg melihatnya.

Akhirnya kubuatkan pizza ini, bentuk hati, tanda cinta. Aku potong pake pancake ring bentuk hati. Tapi untuk pizza, ternyata pancake ring ini kekecilan. Topping pizza nya jadi dikit. Padahal aku udah beli daging kepiting sekotak,  udang di kulkas masih sekantong gede, aku beli jamur, jagung, tapi hanya dikit yg kepake.

Terus emang lebih lama bikin pizza bentuk hati ini. Karena harus motong2 adonan, sisanya disatukan, dipipihkan lagi pake rolling pin, wah.. jadi lama. Apalagi, jadi harus ngantri oven, soalnya ga bisa masuk semua sekaligus. Hehehehehe, tapi ga papalah. Demi cinteee…

Komentar suamiku? Sambil makan dan merem-melek dia bilang, "Huah, wow, shiawase memble!" Shiawase = bahagia. Huahahahahaha… ada2 aja… :) :) :)

O yah, aku pake tepung khusus pizza yg dijual di jepang sini. Dan aku hanya ngikutin semua petunjuk resep di bungkusnya. Hmm… ga semua sih, air aku ganti susu, biar lebih lembut, kupikir.

Pizza ga harus bunder kan? Silahkan pembaca berkreasi juga.  Untuk Cinta anda :) .

September 24, 2006

Soto Mie

We, Indonesian, make a difference between Soup and Soto. We use more spices for cooking Soto than for Soup.

There are many kind of Soto. I have ever posted one here. To cook Soto Mie we boiled beef meat with the spices, and then serve it with mie (noodle), minced tomatoes, potatoes and risoles. Eating it with Sambel (chili sauce) will make it more.. hmm.. :D .

^_^

Pertama, selamat menunaikan ibadah puasa ya, untuk pembaca Daun Pisang R&D yg menjalankannya.

O iya, blog kami yg lain, udah di update lho.. hehe. Klick di pojok kanan atas itu ya.. . Bagi yg pingin liat Jepang, hehe, bisa liat bbrp foto di situ.

OK, ini nie, foto soto mie dari .. wah.. kayaknya bulan lalu deh, hehehe, sapa tau bisa jadi ide untuk buka puasa. Kan enak tuh, seger seger. OK deh, selamat menjalani hari ini, kami berdua ucapkan :) .

 

Comments will appear (if they aren’t caught by Spaminator) after being approved by owner.

September 16, 2006

Food Bloggers Project: Top 5 Things to Eat Before You Die

Filed under: Stories

Eliza from Food Diary tagged me to mention 5 top things to eat before I die ;) :) :D . Oh, my.. only 5? I have many on the list. :) .

This project was initiated by Melisa from
The Traveler’s Lunch Box. For any detail of this project, please read on her site. Good idea, isn’t it? This could be a global food guide for travelers. And I’m glad to participate. Thank’s, Eliza.

Wanna know what my faves are? And who I tag? Read more here

September 3, 2006

Wilton Muffin

Filed under: Breakfast

Muffin kesukaan Suami tercinte. Kalo bikin muffin ini, aku menuai pujian darinya :) . Suamiku suka rasa pisang, jadi bahan tambahannya 100% pisang yg diblender halus. Atasnya kutaburi almond cincang.

Thanks to mbak Ruri, yg udah share resepnya. Ini aku copy resepnya ke sini. Tulisan italic itu tambahan dari aku ya..

Wilton Muffin

Bahan :
350 gr tepung terigu
230 gr butter
110 cc air
2 gr garam
200 gr telur 
300 gr gula pasir(Aku pake 210 gr aja)
8 gr baking powder
50 gr bahan tambahan (Aku pake pisang yg diblender halus)

Cara membuat :

  • Rebus butter, air dan garam sampai mendidih
  • Masukkan tepung kedalam kom mixer, kucurkan bahan campuran butter panas-panas ke dalam tepung, sambil dimixer dengan kecepatan sedang.
  • Masukkan telur satu persatu
  • Campur gula pasir dan baking powder sampai rata, lalu masukkan kedalam adonan, kocok sampai cukup rata
  • Masukkan bahan tambahan
  • Masukkan adonan kedalam piping bag, potong ujungnya (Hmm.. aku ga pake piping bag. Kusendoki adonannya, terus kutaruh di cetakannya. Aku ga punya cetakan khusus muffin, jadi aku langsung pake alumunium foil untuk cup cake)
  • Semprotkan adonan kedalam cetakan muffin sampai penuh taburi atasnya dengan sisa bahan tambahan(Aku taburi dengan almond cincang)
  • Oven dengan suhu 160° ± 25 menit (Tergantung cetakan juga sih.. kalo cetakannya gede, aku harus manggangnya 30 menit)

August 30, 2006

Pancake ala Ritha

Ini pancake favorite-ku. Lembuuut, krenyes krenyes. Enaaak deh :) . Pancake ini mudah rapuh di mulut, dalam beberapa gigitan udah hancur. Udah sering banget bikin pancake ini, baru kali ini sempet menstandardkan resepnya. Semoga berguna ya, resepnya.. :) .

Pancake ala Ritha

Bahan:

Telur 1 (kurleb 55 gr), Whipped Cream yg udah kaku(250 ml), Tepung terigu serba guna 25 gr (Diayak ya), Gula 15 gr, Butter 15 gr (cairkan), sedikit butter untuk dicairkan di atas pan.

Cara:

Kocok telur menggunakan whisker sampai lepas (telurnya, bukan whiskernya ;) ). Kemudian masukkan whipped cream. Campur2kan pake whisker, hingga menyatulah whipped cream dengan telur. Masukkan ayakan tepung, campurkan. Masukkan gula, campurkan. Terakhir, masukkan butter cair.

Panaskan pan, taruh sedikit butter di atasnya, biarkan mencair, ratakan. Taruh pancake ring di atas pan, kemudian isi adonan sampai sepertiga tinggi ring. Sepertiga, biar pancake bagian atas cepet kering juga. Biarkan hingga bagian atas mengering dan berlubang lubang. Kemudian balik. Biarkan beberapa saat, angkat. Ingat, gunakan selalu api kecil.

Catatan:

1. Whipped cream yg aku pake aku perlihatkan digambar bawah ya. Whipped cream ini udah manis. Biasanya untuk menghias kue, atau ditaruh di atas es buah ato minuman lainnya. Kalo pembaca mau menggunakan whipped cream yg ga manis, mungkin gulanya ditambah. Makanya, gulanya masukin belakangan aja, jadi bisa dicicip dulu. :)

2. Pancake ini terlalu rapuh untuk digulung. Kalo mau digulung seperti ini, maka kadar tepung harus ditambah. Seberapa penambahannya, ga aku ukur. Pokoknya asal jangan terlalu banyak sehingga pancake keras.

3. Gimana tampangnya pancake ring, pernah aku post di sini.

4. Saranku, bagian atas pancake dikasih keju parut. Terus pancake disajikan dengan buah segar yg agak asam.

OK selamat mencoba.

August 27, 2006

Sayur Asem Kangkung

Setelah Lontong Cap Gomeh habis disantap dalam 2x waktu makan, jam makan berikutnya pingin sesuatu yg lebih light. Yg ga terlalu berbumbu dan bersantan. Dan hmmm.. mumpung lagi ada kangkung nih. Bikin sayur asem kangkung campur kecambah dari kedelai. Ini sayur asem khas Madiun. Kami juga doyan sayur asem Jakarta, cuman kali ini bahan yg tersedia, bahan untuk sayur asem ini.

Disantap bersama ikan kecil-kecil yg digoreng kering, tahu goreng, dan sambel terasi. Hmmmm.. sedap.

 Dimasak berdua, disantap berdua :) . Bahagia :) . Tuhan, makasih ya…

Lontong Cap Gomeh

Musim Panas, jarang masak yg bersantan-santan. Tapi kangen jg :) . Akhirnya bikin Lontong Cap Gomeh.

Hm.. walaupun ga punya daun pisang, tetap niat bikin lontong, dong. Beras dimasak sampe setengah mateng, terus ditaruh diatas alu foil, terus digulung, kemudian direbus pake panci presto. Hasilnya ga mengecewakan :) .

Terus bikin sayur lodeh. Yg dilodeh, terong, kacang tolo, dan pake lombok ijo. O iya, aku kalo bikin lodeh pake cardamon lho, bumbunya. Menurut aku jadi tambah enak. Sayang tempe udah abis, jadi ga bisa dicampur ke lodehnya.

Sambel goreng ati kentang, aku tambahin buncis, ya biar lebih bergizi, maksudku :) . Biar banyak unsur sayurannya. Terus bikin opor ayam juga. Jadi lengkaplah, Lontong Cap Gomeh :) . Eh belum lengkap ding, belum ada bubuk kedelai nya. Ntar ya, kalo bikin yg lengkap, kufoto lagi :) .

Kangkung Tumis Pedas dan Tempe Goreng

Kankung adalah sayur yg langka di Jepang. Baru musim panas kali ini kangkung bisa ditemukan dengan mudah di supermarket. Tentu saja kami seneng :) .

Kali ini, kangkungnya ditumis pedas, dengan bumbu bawang merah, bawang putih, cabe dan terasi. Boleh ditambah laos dan salam. Tapi ga jg ga papa, udah enak banget.

Lauknya tempe yg digoreng garing. Enaaak banget, rasanya. Untuk yg di Indonesia, menu ini pasti tidak istimewa, tapi bagi kami.. hmmmm…. :) .

O iya, tempe jg merupakan barang langka. Harus mesen dari Tokyo :) , dari seorang Indonesia jg.

.

August 19, 2006

Menghias Tumpeng

ayamlutu

 

"NB : Bantuin bikin tumpengnya bisa gak jeng? he..he..he..tak todong aja". Begitu kalimat di emailnya Jeng Pur, eh, mbak Farida, maksudku :) . Singkat cerita, yg kubuat hanyalah perkedel dan ornamen2 penghias tumpengnya. Iyah, membuat ornamen penghias tumpeng! Menyenangkan… Jingkrak2 deh, aku … :) :)

taman

Liat2 di blog NCC, liat juga templeOfThai, jadi dapat banyak inspirasi. Thanks ya, suhu :) . Bunga mawar dari kulit tomat, udah sering aku buat spt yg pernah aku posting di sini, juga bunga2 dari wortel, pake cutter, gitu. Cuman.. kalo mengukir sendiri, waaah.. menarik juga. Tapi aku udah coba ngukir, karena aku pake pisau biasa, hasilnya ga terlalu cantik. Akhirnya aku pake cutter lagi :) .

Dan jadilah, ini ornamen2 yg aku buat, sapa tau bisa jadi inspirasi untuk pembaca, yg mau mendekor hidangan :) :

  1. Bunga mawar dari tomat. Caranya, kuliti tomat tipis2, hati2 jangan sampai putus. Tapi kalo putus, juga, bisa tetep dipake untuk buat kuntum :) . Terus gulung gitu aja, hasilnya jadilah mawar. Ya, diatur2 dikit :) . Gampang banget kan..?
  2. Pagar. Di Sendai, Jepang sini, susah dapetin kacang panjang. Akhirnya aku pake…hmm… apa ya, namanya sayurnya.., pokoknya seperti yg di gambar di bawah yg aku kepang itu. Emang sih, susah kalo mau dianyam. Tapi kalo dikepang, masih memungkinkan.
  3. Daun bawang keriwil hehehe.. Ini idenya liat dari blog NCC itu. Kuperhatikan baik2 gambar di blog itu, dan kayaknya caranya mirip kalo meng-keriting-kan pita buat kado. Aku nyoba. Eh, bener lho, bisa! Kalo warna daun bawang masih putih, maka akan lebih gampang menjadi keriwil gitu. Cantik kan, jadinya. 
  4. Bunga mawar dari dasarnya bayi sawi. Idenya juga dari blog NCC. Di blog NCC itu ga terlalu kelihatan jelas, tapi aku memperkirakan itu dasarnya bayi sawi. Dan mencobalah, aku. Potong dasar bayi sawi, kan udah berbentuk bunga, tuh. Ya udah, tinggal digunting2 membentuk kelopak2 aja. Gampang ya..
  5. Bunga dari paprika. Hm.. bukan paprika yg kaku dan keras itu lho. Tapi ini yg kecil, dan lebih lentur. Tinggal dibuka, pake gunting, dibentuk2, jadi deeeh..
  6. Bunga dari wortel. Ini sih tinggal potong wortel setebal yg kita inginkan, terus pake cutter bentuk bunga, untuk memotongnya shg berbentuk bunga. Ntar deh, nyari pisau untuk ngukir sendiri, biar bisa ngukir kayak di link yg aku tulis di atas.
  7. Ayam dari perkedel. Yg no 7 ini, idenya jeng Pur, aku hanya menjalankan dan nambahin sayap pake paprika.

O ya, ini ada Tips dalam menghias tumpeng atau mendekor masakan pada umumnya, dan tips per-kentang-an hehe..:

1. Untuk menyambung satu hiasan dengan hiasan lainnya, gunakan batang paseri (itu lho, batang dari daun2 ijo di foto paling atas), atau batang dari sayur lainnya, yg penting, kecil tapi kokoh. Seperti misalnya menyambung  kepala si ayam lutu dengan badannya. Atau badannya dengan sayapnya. Hmm.. soalnya, aku pikir, lebih baik menggunakan bahan yg bisa kemakan untuk mendekor, jangan gunakan bahan yg nggak bisa kemakan.

2. Kalo buat perkedel atau masakan lain yg butuh kentang yg dihancurkan, maka hancurkan kentang selagi masih panas. Soalnya lebih gampang, dan kalo mau mencampur dengan bahan lain, lebih mudah proses pencampurannya.

Back to cerita tumpeng 17 an ini ya. Tumpengnya dicetak ama mbak Farida. Lutu, kayak candi. Ayam dan telur pindangnya juga buatannya. Ibu2 lain (Teh Lusi, Teh Yani, n mbak Dewi) ngebuatin masakan temen makan tumpengnya juga. Terus aku n mbak Farida menghiasnya bareng pake pernak-pernik ini. Hehe, menyenangkan yaaa, Jeng Pur! :) . Foto tumpeng utuhnya, biar ntar Jeng Pur taruh di blog nya deh. :)

August 20: Barusan dapat kabar dari Jeng Pur alias mbak Farida kalo tumpeng utuhnya udah ditaruh di blognya. Monggo mampir ke sana ya… Hehe, Jeng Pur "boong" tuh, kalo bilang kami menghias bebas. Beliau udah punya konsep dan design lho, sebelumnya. Pokoknya kalo soal masak memasak dan per-kue-an, beliau selalu mengerjakannya dengan hati :) . Salut ama Jeng Pur. Seneng bekerja sama dengan beliau ini, lho. Len kali, kita kerja bareng lagi ya.. :) .

OK, nikmatilah, foto2nya ya:). Yah, gitu dulu. Merdeka! ^R^

May 5, 2006

Barbeque

Filed under: Stories

Usually we do barbeque in summer, but we just couldn’t wait for summer :) . Barbeque is one of our favorite way of cooking :) . We just need to apply a barbeque sauce to the meat, prawn, and some vegetables before put them on the heated pan, then hup! Eat them with sambel. Sambel is an Indonesian Chili Sauce. My mother taught me how to make sambel that is match with most of the food I cook :) .

 

Biasanya kami barbeque(BBQ) an pada musim panas. Tapi kali ini, kami tiba2 pingin BBQ an, ya udah, langsung beli daging, udang dan sayur2an di supermarket belakang rumah. Mungkin karena libur Golden Week, maka daging di diskon stgh harga. Puji Tuhan, dapat daging berkualitas bagus dengan harga murah. Terus.. dimulai deh, BBQ nya! Seneeeng banget. Persiapannya singkat, makannya enaaak, dan lamaaa, sambil ngobrol2.

Dagingnya beli daging yg emang udah dipotong tipis2 untuk BBQ, bagian lemaknya kubuang :) . Pake saus khusus BBQ, terus taruh deh, diatas pan u/ BBQ. Pake udang juga. Sayur yg ikutan di BBQ adalah jamur shiitake, jagung (sayang lagi ga ada jagung gelondongan, adanya jagung kalengan), dan asparagus.

Tengah2 makan, aku inget masih ada daging rajungan di kulkas, ya udah dipake aja, bumbu pencelupnya saus tiram. Enaaak! Pake sambel tomat buatanku. Ibuku yg ngajarin bikin sambel tomat ini. Sambel ini enakkk untuk hampir semua masakan yg aku masak. Praktis.

Penutupnya buah2an. Kebetulan ada persediaan jeruk, strawbery, dan pir. Minumnya aku pilih teh hijau+susu. Aku baru nemu teh ini, di supermarket belakang rumah. Aku suka teh yg rasanya aneh2 :) . Dan teh ini enakk, aku suka.

Puji Tuhan, kami menikmati banget BBQ bersama. Kami pasangan suami-istri yg sibuk, sibuuk tiap hari. Maka kebersamaan2 kecil spt ini kami syukuri bener2. Di Jepang tanggal 29 April, 3-4-5 Mei libur. Ini yg disebut Golden Week di jepang. Bener2 anugerah yg indah, libur ini. Semoga pembaca juga berbahagia dengan keluarga dan para sahabat masing2.

May 4, 2006

Pancake a la Santap

Usually, I make pancake without any recipes, as I’ ve posted here. But for this one, I used  a recipe from Santap (Indonesian Culinary Magazine).

For my husband, I made a ‘heart’ pancake. Expression of my feeling for him :D :D . For me, Christmas tree pancake. Everyday is Christmas…. :D :D ..

^_^

Aku biasanya bikin pancake dgn caraku sendiri dan di dadar biasa, seperti yg pernah ku posted pada jaman baheula di sini. Pancake ku selama ini lembuuut, karena pake whipped cream. Jarang pake susu. Resepnya udah aku standarkan di sini. Itu pancake favorite ku!

Kali ini, mumpung lagi libur nih, di Jepang, aku nyoba bikin pancake a la Santap yg di post mbak Feny di milis NCC, milisnya klub masak yg aku ikuti. Karena pake buttermilk, aku penasaran ingin nyoba.

Aku pake cetakan pancake bentuk hati untuk suamiku :D . Tanda Cinteee… :D . Untukku, bentuk pohon natal. Everyday is Christmas… duu duuu duu…

Ini aku copy paste resepnya ya. Makasih, mbak Feny :) .

Pancake a la Santap
Sumber: Santap edisi Mei-Juni 2003

Campur:
250 ml susu cair
1/2 sdm vinegar
diamkan selama 10 menit sampai susu menggumpal
Tambahkan:
2 sdm mentega cair
1 btr telur, kocok
Dalam mangkuk lain campur:
165 gr tepung terigu serbaguna
2 sdm gula pasir
2 sdt baking powder
1/4 sdt garam

- Campurkan susu ke dlm tepung, aduk rata. kalau tidak terburu-buru,
diamkan dulu 15 menit sebelum dimasak.
Jika pancake kurang tebal, tambahkan 1-2 sdm tepung terigu.
Jika terlalu tebal, tambahkan 1-2 sdm susu/ air.

- Pancake biasanya dimakan dengan diolesi mentega saat masih hangat &
diguyur sirup maple. Enak juga diolesi sirup cokelat, sirup strawberry, selai strawberry & buah segar & jgn lupa madu.

Note : Aku pas bikin buttermilk nya (susu campur perasan jeruk) kok ga terlalu mengental jadinya. Mungkin kurang, perasan jeruknya. Liat di blog mbak Rina, mbak Rina nya pake 1.5 sdm perasan jeruk. Ya udah, lain kali dicoba dengan perasan jeruk lebih banyak hehe… . Terus gula nya aku tambahin juga. Seberapa penambahannya, ga aku ukur. Mm.. aku lebih suka pake tambahan rasa cinnamon :D , tadi udah jadi baru inget kalo lupa pake bubuk cinnamon.

Tapi pancakenya jadinya tetep enak :D , pas udah dingin ga jadi alot. Syukurlah.. . Kami menyantapnya bersama sirup jeruk yg kental, dan buah2 an segar seperti yg di gambar itu. OK, met mencoba :D !

Karena ada yg bertanya bagaimana bentuk pancake ring nya (mungkin kurang tepat kalo dikatakan cetakan, ya..), maka aku foto lah, pancake ring koleksi kami ini. Ada yg terbuat dari bahan lain, tapi aku pikir, pancake ring ini tahan karat, jadi kubeli yg ini. Pegangannya pun dari kayu, jadi ga panas kalo mau ngangkat ringnya. Lagipula, pegangannya bisa dilipat sebelum disimpan, seperti pada ring yg bentuk bunga itu.

Cara pakenya gini: Panaskan pan, masukkan sejumlah kecil butter, biarkan butter mencair, tapi jangan sampai gosong, taruh ring di atas pan, terus baru masukkan adonan ke dalam ring. Tingginya sebaiknya 0.5 tinggi ring saja, biar cepet mateng :D . Adonan akan membentuk diri sesuai ring, dan biarkan sampai bagian atas adonan agak kering, dan udah membentuk pori, barulah ring diangkat, dan adonan dibalik. Sebaiknya proses p’buatan pancake dilakukan dgn api kecil dan sedang, untuk menghindari bagian bawah pancake gosong sebelum bagian atasnya kering. OK, semoga membantu! :D






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Helga Cleve