daun pisang

September 17, 2009

Salmon in Pastry

Filed under: Fish, Pastry

AsliceOfSalmonInPastry

Got the recipe from CBN. I just modified it a little bit. Since we always have ready-to-eat rice, it was easier for me to stir fry the rice, instead. To make it more spicy, I stir-fried it with garlic and curry powder. Haha, Indonesian loves spicy foods. The vegetable was also stir fried with garlic. Thank’s Gordon, thank’s CBN! It’s delicious and really easy! :)

***

Ada salah satu ayat alkitab yg aku suka:

Lebih baik sepiring sayur dengan penuh kasih daripada lembu tambun dengan kebencian (Amsal 15:17)

Menurutku, bagian dari itu adalah memasak dengan cinta ya :) . Smoga yg dimasakin merasakan yah, dimasakinnya dengan cinta. Kayaknya sih, merasakan, hihi…emoticon  Dan semoga kita semua selalu bisa memasak dengan cinta, dengan kasih yg tulus, uhuk…uhuk…  :)

Resep Salmon in Pastry ini aku dapet dari CBN. Seneng dengan pembukaan nya, bahwa ini adalah untuk Sunday supper, makan bersama seluruh keluarga… Emang indah ya, makan bersama keluarga, ngobrol. Meja makan bagi aku salah satu tempat berkumpul keluarga. Terus resep2 di CBN itu gampang2 dan looks yummie hehe… Aku jadi segera nyoba resep yg satu ini. Smoga acara masak2nya CBN terus berlanjut yah… . Kayaknya itu acara baru, seneng, dapat resep2 baru… .

Aku ubah sedikit di bagian nasinya. Nasinya aku goreng pake bawang putih dan bumbu kare. Hehe, orang Indonesia kan lebih suka yg spicy ya. Terus salmonnya boleh ditaburi garam merica. Kalo diperciki jeruk pasti lebih enak. Terus bayamnya aku ganti sawi, soale lagi ngga punya bayam. Tapi kayaknya bayam emang lebih cocok deh. Ditumis stg matang dulu, pake margarine n bawang putih.

Setelah nasi goreng, salmon mentah yg udah dilumuri garam merica, dan bayam siap, hal berikutnya yg dilakukan adalah letakkan di atas pastry sheet scr diagonal, berturut2: Nasi goreng,salmon dan bayam. Ambil pastry sheet lain, dan tutupkan di atasnya. Buat bentuk ikan seperti di gambar bawah.

Untuk nge-lem sirip dan yg lain2, pakai kuning telur yg dicampur air dikit. Campuran telur ini juga untuk membuat permukaan pastry menjadi shiny. Setelah itu, di oven sampai warnanya golden brown. Disantapnya dengan cara dipotong2 spt gambar di atas. Aku bikin sambel kayak sambel botolan gitu rasanya, untuk cocolannya hehehe… Enak dan mudah. Mas Deny juga suka. Ituh di foto nya, mas Den lagi maem hihi… :) :)   :) . Puji Tuhan, Alleluya…  Semoga smua yg ada di blog ini bisa jadi berkat untuk pembaca dan keluarga ya… Amin…

SalmonInPastry

June 16, 2009

Siomay

Siomay

Kami sangat menikmati kebersamaan waktu masak berdua, hehe… . Shiawase, hihi…emoticon Kadang emang ada disagreement. Entah soal cara memotong sayur, atau cara memasak, dll, dll… Kadang pake acara sebel2an, hehe. Tapi sering malah seru sih, jadi saling berbagi pengetahuanemoticon. Lagian, masak iya, suami istri ngga pernah mengalami disagreement. Yg penting masih dalam tahap wajar, dan setelah nya sayang-sayang an lagi emoticon. Tapi overall, kami memang sangat menikmati masak2 berdua…emoticon, puji Tuhan.

Well, jika sekarang anda sedang ada disagreement dengan suami/istri/anak/menantu/mertua/bapak/ibu siapa aja, jangan lupa, forgiveness, memaafkan adalah kunci, dan dengan memaafkan anda sendiri yg menjadi merdeka, terbebas dari rasa marah,kecewa, sebel, anything negative, hihi…. Now, let’s go back to the food topic  :) :) :) .

bakso tahu

Waktu bikin siomay ini, kami lagi ngga punya persediaan pare (goya) atau kol. Terus Mas Deny nguplek kulkas dan didapatinya sawi putih. "Coba pake sawi putih aja". Senang dgn ide mas Deny. Akhirnya kami coba deh. Hasilnya enak sih,  tapi karena sawi itu lebih cepat layu dibanding campuran ikan-udang-ayam nya, jadi campuran ikan-udang-dagingnya harus sedikit banget, biar sawinya ngga terlalu layu. Seneng dapat pelajaran berharga ini. Laen kali kami akan bereksperimen lagi, hihi.

Untuk penyajiannya biasanya kami sajikan dgn tomat, salada air, atau apa aja yg cocok dengan sambal kacang. Terimakasih untuk Teh Ila yg sudah memposting resep ini ya.

Siomay(Resep Teh Ila di milis Mawar)

Adonan Isi :

200 gr ikan tenggiri/sawara — aku pake ikan buri,ambil bagian putihnya aja
100 gr udang
100 gr daging ayam tanpa tulang dan kulit
1/2 bt daun bawang
1  btr telur
100 gr tepung kanji/katakuriko
1  sdt kaldu instant larutkan dgn 100 ml air
hangat/bisa diganti dgn air putih hangat

Bumbu :
2 siung bawang putih, haluskan — ini tambahan aku sendiri
1 1/2 sdt garam
  1   sdt merica bubuk
1/2  sdt gula pasir
  1   sdt minyak wijen/goma abura
  1   sdm minyak goreng

Cara Membuat :

-Blender/cincang  udang, ikan dan ayam tanpa kulit
-Iris halus daun bawang
-Campur seluruh bahan isi dan bumbu, aduk hingga rata
-Taruh 1 sdm adonan isi ke dalam tahu, kol, pare–aku taruh di kulit siomay juga
-Kukus hingga matang

Saus Kacang:

250 gr kacang tanah/butter peanuts
750 ml air
2  siung bawang putih
100 gr gula merah Indonesia — aku pake gula putih/gula merah jepang secukupnya.
1 1/2 sdt garam
1 sdm cabe bubuk/menurut selera
3 sdm cuka beras
3 sdm kecap manis
1 bh jeruk nipis

Cara Membuat:
-Goreng kacang dan b.putih sampai kecokelatan
-Haluskan/blender kacang dan bawang putih yg telah digoreng ditambah air sedikit demi sedikit sampai bisa halus
-Rebus kacang yg tlh halus, masukkan bahan saus lainnya kecuali jeruk nipis
-Angkat setelah saus kacang mendidih, agak kental dan berminyak
-Sajikan siomay dgn saus kacang ditambah perasan air jeruk nipis

SiomayPlusSAus

April 1, 2006

Healthy Food

Filed under: Fish

When I bought this fish, I aimed to cook gulai ikan. "Gulai", a spicy Indonesian dish with thick coconut milk. Hmmm… how many times in the week I cooked using coconut milk? How many calories that would be?

Then.. I cooked the fish for our brunch in a different way. Brunch? Yes, too late for breakfast and too early for lunch :D (It was weekend, my friend! :D ).I fried the fish with small amount of oil, then set it aside. Stir-fried the spice. Spice ingredients are minced garlic, some chunks of chili, onion leaf, two thin slices galangal, lemon grass, and very small amount of coconut milk :) . Then stir-fried the fish together with the spice, let the fish absorbed the spice. Ooops! Did I mention salt? Haha, don’t ya ever forget salt when you cook :) .

The fish is followed by salad from asparagus and thin slices of carrot. Ouw, picture of the dressing is below. Hmmm.. delicious dressing.

 

It will be more healthy if we closed the brunch with fruits, and we chose kiwi :D . For drink, I chose sweet sour apple tea … . This is one of my favorite tea.

Do you guys think also about healthy food?

 

Pempek Palembang

Pempek is a specialty from Palembang, South Sumatra, Indonesia. Ingredients of Pempek are minced belida fish, garlic and sago flour. Since there is no belida fish here in Japan, we used Tenggiri fish. Ah, Tenggiri is in Bahasa Indonesia(Indonesian Language), you may call it Mackerel in English. We couldn’t find also sago flour, therefore we substituted it with tapioca flour. The sauce is made of tamarind, vinegar, brown sugar, garlic, chili and water. 

Pempek Pempek Palembang
(Source: NCC Mailing List)

Bahan 1
1 kg bersih daging Ikan Tenggiri, haluskan dengan Blender
200 ml air
2 butir telur

Bahan 2
50 gram Tepung terigu
2 sendok makan garam
2 sendok teh gula pasir
4 siung bawang putih
200 ml air

Bahan 3
800 gram tepung Sagu tani + sedikit tepung Tan Mien

Cara membuat

1. Bahan 1 dicampur dan diaduk-aduk dengan jari tangan sampai tercampur homogen. masukan kulkas, biarkan menjadi mengental.
2. Bahan 2, dicampur dan didihkan dengan api kecil sambil diaduk terus sampai mengental, dinginkan dan masukan kulkas.
3. 30 menit kemudian, Campurkan adonan bahan 1 dan bahan 2, aduk dengan jari tangan sampai tercampur rata.
4. Masukan tepung sagu kedalam campuran adonan Ikan sedikit demi sedikit, sambil diuleni dengan ujung jari tangan.
5. Adonan masih agak terasa lengket, supaya gampang dibentuk, lumuri tangan dengan sagu, ambil sesendok makan adonan dan bentuk bulat panjang. atau bisa juga dijadikan pempek kapal selam.
6. Masukan pempek yang sudah dibentuk dalam air mendidih, sampai matang (pempek akan mengapung). Kemudian tiriskan pempek, dan goreng dalam minyak yg panas.


Bahan cukonya: gula merah,bawang putih, ebi,cabe, cuka sama asem. Sorry, ga pake resep2 an. Hehe, seperti biasa… :D .

Note: Kami ga pake tepung sagu dan Tan Mien, soale ga tau, beli di mana, yak, di Sendai sini :D . Berdasarkan rekomendasi mbak Farida, kami menggantinya dengan tepung tapioka. Terus yg dipake ga sampai 800 gr.

Hasil Pempek ini, garing di luar, empuk di dalam. Uuueeennaaak sekalii.

Gambar yg di atas lebih gelap, pempeknya, terus ada item2nya. Itu pempek kulit ikan, ya ada daging dikit juga, yg nempel, tapi kulit lebih banyak. Gambar bawah, yg daging murni. Warna pempek lebih terang dan lebih lembut teksturnya. Tapi keduanya sama enaknya kok :) . ^R^

March 22, 2006

Ikan Asam Pedas Masak Kemangi

Filed under: Fish

A photo from two months ago … :) .

Dictionary: Ikan = fish, Asam=sour, Pedas=hot/spicy, Kemangi = Basil

^_^

"Ikan Asam Pedas Masak Kemangi". Panjang, bo, judulnya. Ikannya disiram perasan jeruk nipis terus dikasih garam n merica. Didiamkan 15 menit, terus digoreng.

Bawang bombay dan garlic diblender halus, terus ditumis, terus masukan tomat dan irisan rawit, laos, sereh, jahe. Setelah harum, masukkan ikan yg udah digoreng tadi.

Sebelum diangkat, ciprati lagi dengan perasan jeruk nipis, masukkan kemangi, dan angkat. Eh, jangan lupa bubuhi garam n gula, lho… :D . Hmmmmmm… enak deh, seger. Aku pake ikan Saba (Bahasa Indonesianya apa ya?) deh, kayaknya nih. Hehehe, ni foto dah sejak 2 bulan lalu soale, baru diposting, jadi lupa ikan apa.. hihi..

March 1, 2006

Batagor Kuah






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Helga Cleve